Cara Mengatur Keuangan Anak Perantauan, Supaya Tidak Boros!

Cara Mengatur Keuangan Anak Perantauan, Supaya Tidak Boros! – Jika Anda saat ini masih berstatus mahasiswa yang menuntut ilmu di kota atau Negara orang, tentu saja Anda harus pintar-pintar mensiasati keuangan bulanan Anda. Sebab apabila Anda masih mengandalkan uang kiriman dari orang tua, sudah pasti Anda harus sedikit membatasi beberapa keinginan Anda yang bersifat tidak begitu penting semisal berkumpul, atau nongkrong-nongkrong di cafĂ© yang tentu saja menghabiskan budget yang biasanya tidak sedikit. Belum lagi jika Anda nongkrongnya tidak hanya satu atau dua kali saja seminggu. Jika nyaris setiap hari kegiatan luang Anda hanya dihabiskan untuk nongkrong dan menghamburkan uang tanpa mempertimbangkan biaya atau kebutuhan lainnya, tentu saja Anda harus berlapang dada apabila di pertengahan hingga ke akhir bulan Anda harus makan obat pereda sakit lambung atau makan nasi putih hanya dengan kerupuk saja.


Namun Anda masih memiliki kesempatan untuk mempelajari agar dapat lebih menghemat dan mengatur keuangan Anda sebagai seorang anak perantauan. Menjadi anak perantauan tentu bukan alasan bagi Anda hidup serba pas-pasan namun juga hidup yang terlalu serba keberlebihan. Jika Anda dapat mensiasati dan memiliki tip dan trik khusus atau cara mengatur keuangan anak perantauan supaya tidak boros, tentu saja hidup Anda di tanah perantauan akan jauh lebih mudah dan menyenangkan. Ulasan yang akan diberikan Mamikos kali ini tentu saja meliputi beberapa poin penting dari cara mengatur keuangan anak perantauan supaya tidak boros atau cara mengatur keuangan bulanan anak kos, cara merantau agar sukses, cara hidup hemat dan menabung, cara berhemat uang gaji bulanan, tips anak rantau, cara hidup anak kost yang baik, cara menabung ala anak kost pasutri semarang atau fakta anak rantau yang akan diulas dengan menarik.

Jika Anda sudah penasaran dan ingin segera mengetahui apa-apa saja kiat khusus untuk Anda agar memperoleh cara mengatur keuangan anak perantauan supaya tidak boros, maka simak informasi di bawah ini dengan saksama, ya.

1. Sisihkan Dana Darurat      
Hidup ini memang penuh dengan misteri, namun jangan sampai berjalan tanpa persiapan dan perencanaan. Dikarenakan kita tidak pernah tahu kapan peristiwa buruk akan terjadi, makanya ada kalimat intro tersebut di atas. Hari ini bisa saja tenang dan baik-baik saja, keesokan harinya bisa saja sedih, berduka atau bahkan kehilangan. Ketidakpastian ini tentu saja membuat Anda harus selalu mempersiapkan segala sesuatunya sebelum kejadian buruk tersebut tiba. Salah satunya adalah dengan menyiapkan dana darurat. Anda bisa menggunakan dana ini kapan pun dan di mana pun, tentu saja untuk menghadapi situasi atau dalam keadaan mendesak. Anjuran dana darurat yang efektif yakni sekitar 20% dari total gaji bulanan. Namun, persentase ini bukan jadi acuan mutlak yang harus Anda patuhi loh. Jika Anda belum sanggup menyisihkan dengan angka itu, maka Anda bisa mengurangi persentasenya menjadi 15% atau bahkan 10% setiap bulannya. Yang penting ada pemasukan yang Anda simpan di dana darurat ini tiap bulannya untuk berjaga-jaga.

2. Manfaatkan Promo
Poin ini tentunya amat disuka oleh sebagian besar anak kost, perantauan dan mahasiswa. Hidup sebagai anak rantau mungkin mengharuskan Anda menjalani hidup dengan lebih irit sampai seirit-iritnya, apalagi semisal gaji atau salary Anda masih pas-pasan. Namun bukan berarti Anda harus menekan beberapa kebutuhan hidup yang pokok atau esensial semisal kebutuhan mandi, atau diri yang wajib dibeli. Namun disarankan, meskipun memanfaatkan promo yang ada, jangan asal belanja alias lapar mata. Anda harus tetap memastikan bahwa barang-barang semisal sabun mandi, odol, sampo atau pembalut yang Anda miliki stoknya sudah menipis dan sudah saatnya bagi Anda untuk membeli. Menjelang akhir bulan atau akhir pekan saja misalnya, selalu saja ada banyak supermarket atau toserba yang memberikan tawaran atau promo gila-gilaan untuk beberapa produk mereka. Manfaatkan lah promo tersebut dengan bijak untuk menghemat pengeluaran bulanan Anda. Seperti yang sudah diberitahu di awal, untuk lebih efektif dan tetap cerdas, manfaatkan promo tersebut untuk bahan makanan atau kebutuhan sehari-hari dulu. Selalu utamakan perut dibandingkan penampilan. Karena jika Anda membiarkan perut Anda kosong, penampilan sekeren Jefri Nichol pun tetap akan membuat Anda di bawa ke UGD karena busung lapar. Anda tentunya tidak menginginkan hal tersebut terjadi menimpa Anda bukan?

3. Menyisihkan Tabungan
Meskipun Anda hanya memiliki gaji pas-pasan, selalu usahakan untuk menyisihkan sebagian gaji bulanan Anda untuk ditabung. Bila di awal ada dana darurat, maka di poin ini Anda juga wajib untuk memikirkan nasib Anda untuk persiapan jangka panjang yang sangat berguna. Jumlah minimal yang perlu ditabung biasanya 25% atau 15% dari total penghasilan Anda setiap bulannya. Namun, tentu saja kembali lagi pada kesanggupan Anda secara finansial. Angka-angka tersebut jelas bukan angka mutlak untuk Anda patuhi, sebab yang paling mengenal dan mengetahui kondisi keuangan dan financial Anda ya hanya Anda, namun untuk mencoba mendisiplinkan diri ya tidak ada salahnya juga. Apabila persentase ini dirasa terlalu besar, Anda bisa mengurangi sesuai dengan kemampuan Anda saja. Usahakan bahwa urusan menabung ini menjadi rutinitas wajib yang berguna sebagai simpanan Anda di kemudian hari. Berapa pun jumlah yang dikumpulkan, lama-kelamaan juga jumlahnya semakin banyak dan dapat membiayai kebutuhan pada masa yang akan datang. Tentu yang akan jadi dimudahkan dan diuntungkan dalam urusan menabung ini hanya Anda. Bersakit-sakit di masa kini namun dapat tenang di masa mendatang tentu menjadi idaman setiap orang, Anda pun salah satunya bukan.

4. Tekan Biaya Untuk Bahan Bakar, Cobalah Berjalan Kaki Jika
Sesekali cobalah Anda lakukan pengecekan, berapa kira-kira pengeluaran terbesar Anda pasti jatuh untuk moda transportasi. Walaupun punya kendaraan sendiri, Anda tetap harus keluar uang untuk beli bahan bakarnya. Sekali mengisi bahan bakar bisa sampai sepuluh ribu rupiah dan habis hanya dalam kurun waktu beberapa hari saja. Naik kendaraan umum pun tak kalah borosnya. Jadi jika jarak antara lokasi kampus dengan kos Anda tidak begitu jauh, hematlah bahan bakar Anda dan bakarlah tubuh Anda dengan berolahraga yakni berjalan kaki lah menuju tempat Anda menuntut ilmu tersebut. Urusan ke kampus atau ke kantor? Pokoknya usahakan jalan kaki. Anggap saja hitung-hitung olahraga gratis tanpa perlu keluar uang lagi untuk ke gym, atau ke tempat fitness misalnya. Akan jauh lebih mahal lagi tentu saja apabila Anda sampai keluar uang untuk biaya untuk berobat karena tubuh Anda mudah terkena penyakit karena kurangnya bergerak dan berolahraga. Coba pikirkan sekali-kali. Lebih pilih mana, berjalan kaki sesekali atau bayar biaya rumah sakit?

5.  Untuk Kebutuhan Makan, Anda Bisa Memilih Menjadi Vegetarian
Menobatkan diri menjadi seorang vegetarian merupakan salah satu cara biar bisa hemat. Salah satu cara sederhananya adalah dengan memulai memakan tempe, tahu, terong goreng atau jamur goring di warung penyetan misalnya. Coba saja bandingkan dengan Anda memesan nasi ayam atau nasi lele, dengan Anda memesan nasi tempe atau nasi tahu, harganya pasti akan kalah jauh. Dapat dikatakan ini adalah salah satu cara hemat yang super duper elegan. Kenapa demikian? Karena rata-rata orang yang memiliki gaya hidup vegetarian itu tampak seksi daripada orang kebanyakan. Orang-orang akan berpikir kalau Anda itu semacam penyayang binatang atau yang memang memiliki gaya hidup sehat seperti orang-orang keren lainnya. Tahu tempe, sayur atau boleh sesekali dengan mencocol sambal bisa menjadi salah satu menu andalan yang harus Anda pesan. Cari lah warung yang menyediakan nasi yang dapat tambah sesuai keinginan supaya kegiatan menghemat uang makan Anda semakin lancar dan bebas hambatan.

6. Mencari Kontrakan Murah
Pergi merantau ke kota orang membuat Anda harus mencari tempat yang nyaman untuk tinggal atau tempati dalam waktu yang lama. Lumayan kalau Anda memiliki sanak saudara di kota tersebut, sehingga jumlah pengeluaran bisa diminimalkan. Namun, bagaimana kalau tidak ada keluarga? Sudah pasti Anda harus mencari indekos atau rumah yang dikontrakkan. Urusan biaya kost atau mengontrak rumah ini tentu saja tidaklah murah. Apalagi jika lokasinya berada di jantung kota atau fasilitas dari kostnya yang sangat lengkap dan memudahkan sekali kehidupan Anda selama berstatus sebagai perantauan.  Untuk itu, Anda harus jeli saat mencari kontrakan atau kostan. Carilah rumah atau kamar kostan yang dekat dengan lokasi kerja agar bisa menekan biaya transportasi. Cara lain adalah mencari mitra kerja yang sama-sama anak rantau agar biaya kontrakan bisa dibagi dua. Untuk urusan mencari hunian atau kontrakan ini tentu saja Anda dapat mengandalkan aplikasi pencari hunian Mamikos yang tentu saja memudahkan penelusuran Anda. Ketik lah di mesin pencari kata kunci yang Anda inginkan, dan urusan hunian yang Anda inginkan akan lebih mudah Anda dapatkan.

7. Kumpul Bersama Teman Secukupnya
Kalau memang budget Anda sedang dalam kondisi mepet, jangan terlalu dipaksakan untuk berkumpul bersama teman hanya karena gengsi. Ingat! Gengsi itu menjadi momok menakutkan yang harus selalu dapat Anda kendalikan. Jika Anda terus menerus hanya menuruti gengsi, maka pada menjelang akhir bulan cerita yang sama akan terus berulang. Mencari pinjaman uang makan sana sini atau menahan lapar hanya karena budget makan Anda terpakai demi menutupi gengsi. Jika Anda sedang berkumpul, jangan juga jadi gelap mata dan semua mau dipesan seakan bos sehari. Perhitungkan baik-baik, mana yang perlu dibeli mana yang tidak. Kuncinya satu, Anda harus menahan diri dengan lebih tegas agar tidak tergoda menghamburkan uang sekenanya. Lebih baik lagi, jika Anda bisa mencatat pengeluaran dan pemasukan setiap bulan. Dengan begitu uang Anda pun jadi lebih tertata dan Anda pun akan mengetahui setiap bulannya menghabiskan berapa.


Begitulah ulasan yang dapat disampaikan oleh Mamikos kali ini, semoga dapat Anda manfaatkan info dan tips yang telah tertera tadi dan dapat mudah untuk Anda aplikasikan di kehidupan Anda sehari-hari. Jangan lupa untuk mendapatkan lebih banyak informasi bermanfaat seputar hunian, atau info seputar aplikasi pencari hunian Mamikos atau laman resmi mamikos.com, Anda dapat mengakses aplikasinya dengan mengunduh di ios atau playstore atau kunjungi saja laman resmi Mamikos di mamikos.com di PC Anda. Aplikasi pencari apartemen, kos dan homestay memang senantiasa memudahkan penelusuran hunian Anda. Bayangkan saja betapa mudah dan menyenangkannya Anda dapat mencari hunian idaman Anda hanya dengan memanfaatkan ponsel pintar dan paket data yang ada dalam genggaman Anda. Kapan lagi Anda dapat menikmati pencarian berbagai  informasi bermanfaat hanya di satu aplikasi seperti ini? Tentu saja hanya di aplikasi penelusuran hunian Mamikos.          


EmoticonEmoticon