Mengenal Financial Technology atau Fintech


Dengan majunya bidang teknologi informasi dan komunikasi saat ini menjadikan kemudahan dalam kehidupan manusia. Dari sisi bisnis kreativitas dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi ini bisa memasuki berbagai bidang industri. Salah satunya yaitu adanya financial technology atau bisa disingkat fintech. Seperti
kredit tanpa agunan tunaiku.

Financial Technology
Lalu apakah itu financial technology?  Ini adalah salah satu bentuk teknologi informasi yang ada di bidang keuangan. Pada tahun 2004, Zopa memulai model keuangan baru yang dimulai pertama kali, yaitu institusi keuanga di Inggris yang menyediakan jasa peminjaman uang. 

Fintech sendiri saat ini sudah menjadi kategori terbesar kedua dalam hal bisnis digital setelah bisnis e-commerce. Banyak orang berpikiran ketika mendengar kata fintech yang terlintas adalah fasilitas pembayaran. Memang benar, namun tidak hanya untuk pembayaran saja, ada cakupan lebih luas lagi dalam fintech ini.

Fintech dalam arti luasnya adalah bisnis digital yang menyangkut uang. Industri fintech di Indonesia, pelakunya bukan hanya perusahaan jasa keuangan saja, tetapi juga perusahaan non jasa keuangan. Lalu apa saja manfaat dari financial technology ini? Berikut beberapa diantaranya :

Mendorong inklusi keuangan masyarakat unbanked
Otoritas jasa keuangan (OJK) mempunyai suatu program yaitu program laku pandai (layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif). Ada beberapa bank yang sudah mengikuti program laku pandai OJK ini, misalnya bank BTPN dengan layanannya yang bernama BTPN Wow.

BTPN wow sendiri adalah layanan yang menggunakan telepon genggam atau handphone dan juga didukung oleh jasa agen sebagai tangan bank. Di dalamnya terdapat layanan pembukaan rekening, tarik dan setor tanpa ada biaya pulsa melalui agen.  Untuk masyarakat yang belum mempunyai rekening di bank dan akses keuangannya ini bisa langsung ditangani agen. Jumlah agen BTPN wow sampai sekarang sudah mempunyai 35.000 agen dengan total nasabah sebanyak 700.000.

Dengan adanya layanan financial technology ini membuat 700.00 nasabah memiliki akses keuangan. Tidak hanya bank BTPN saja, ada ban lainya yang memiliki layanan yang sama. Financial technology di bidang bisnis perbankan bisa menghasilkan pertambahan nasabah dan dapat mendorong inkusi keuangan sesuai dengan program OJK.

Memudahkan masyarakat perkotaan membuka rekening
Sebenarnya masyarakat bisa mempunyai akses keuangan misalnya rekening, namun karena padatnya kegiatan harian atau pekerjaan, mereka tidak bisa memiliki waktu untuk pergi ke bank sesuai dengan hari dan jam buka kantor bank. Kehadiran financial technology ini bisa memberikan kemudahan untuk melakukan pembukaan rekening.

Terdapat layanan hight tech dari bank BTPN misalnya, pembukaan rekening tidak perlu datang ke kantor cabang tetapi hanya perlu memiliki aplikasi bernama jenius. Cukup unduh aplikasi ini di apps store atau play store, lalu isi data – data pribadi, foto KTP, NPWP, contoh tanda tangan, dan berfoto dengan memegang KTP. Jika semua data dan dokumen sudah lengkap, rekening bank akan selesai diproses. Kartu ATM akan langsung dikirimkan ke alamat yang diinginkan oleh nasabah.

Kemudahan memilih produk keuangan sesuai kebutuhan
Saat ini bank mempunyai banyak produk baik itu tabungan, kartu kredit, kredit kepemilikan rumah (KPR), dan KTA (kredit tanpa agunan). Banyaknya produk ini membuat nasabah harus pintar memilih produk yang dibutuhkan.

Untuk mengetahui produk apa saja yang dibutuhkan, bisa dengan melihat informasi di website dari bank tersebut atau bisa melihat website khusus yang dibuat oleh perusahaan rintisan (start up) di bidang teknologi. Biasanya di website itu akan tersedia informasi tentang produk keuangan yang dibutuhkan atau perbandingan antara produk bank satu dengan lainnya. 

1 komentar:


EmoticonEmoticon